Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram sebagai implementasi Program ke-13 Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta penguatan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Jumat (22/05/2026))
Dalam rangka menindaklanjuti 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya Program ke-13 yaitu “Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial Bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan”, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram pada Jumat (22/05/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen jajaran Imigrasi dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kepedulian sosial, penguatan nilai kemanusiaan, serta kehadiran institusi negara di tengah masyarakat.
Kegiatan bakti sosial diawali dengan kunjungan dan silaturahmi jajaran Kantor Wilayah kepada pengurus serta anak-anak asuh Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala Kantor Wilayah beserta jajaran berinteraksi secara langsung dengan anak-anak panti asuhan sebagai bentuk perhatian, kepedulian, dan dukungan moril kepada mereka.
Selain mempererat hubungan sosial dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Kehadiran jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat citra pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada pengurus Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi dan kepedulian jajaran pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk kontribusi sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program aksi kementerian, namun juga merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian sosial jajaran Imigrasi kepada masyarakat. Menurutnya, institusi pemerintah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga perlu hadir untuk memberikan perhatian dan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Semangat Imigrasi untuk Rakyat sebagaimana arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian jajaran Imigrasi. Melalui semangat tersebut, Imigrasi hadir tidak hanya sebagai institusi yang memberikan pelayanan keimigrasian, tetapi juga sebagai bagian dari pemerintah yang memiliki kepedulian sosial serta berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Yopie Asmara.
Lebih lanjut, kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, solidaritas, dan nilai gotong royong antara jajaran pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun hubungan yang harmonis antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat dengan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat dengan pengurus dan anak-anak asuh Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
