Kunjungan Konsulat Jenderal Jepang Perkuat Sinergi Keimigrasian di Nusa Tenggara Barat

DSC08042Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTB, Yopie Asmara, saat menerima kunjungan Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar di Aula Kanwil Ditjen Imigrasi NTB, Selasa (21/4/2026)

 

Mataram - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat menerima kunjungan kehormatan dari Konsulat Jenderal Jepang dgi Denpasar pada Selasa, 21 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komunikasi dan menjalin relasi kerja sama yang lebih erat antarinstansi, khususnya dalam bidang keimigrasian yang berkaitan langsung dengan mobilitas dan keberadaan warga negara asing di daerah.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTB, Bapak Yopie Asmara, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kehadiran delegasi Konsulat Jenderal Jepang disambut dengan hangat melalui sesi perkenalan yang berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Interaksi awal tersebut menjadi landasan krusial dalam membangun pandangan bersama terkait tugas dan fungsi masing-masing pihak, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan yang telah terjalin sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Konsulat Jenderal Jepang menyampaikan beberapa informasi penting terkait keberadaan warga negara Jepang di wilayah Nusa Tenggara Barat. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sebanyak 75 warga negara Jepang yang tinggal di NTB, dengan 25 orang di antaranya berdomisili di Kota Mataram. Data ini dinilai memiliki fungsi strategis dalam mendukung efektivitas pengawasan serta optimalisasi pelayanan keimigrasian, terutama dalam memastikan keberadaan dan aktivitas warga negara asing tetap sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kunjungan ini menjadi langkah positif dalam memperkuat koordinasi dan hubungan antara kedua pihak, khususnya dalam pengelolaan data serta pelayanan terhadap warga negara asing,” ujar Bapak Yopie Asmara. Ia juga menegaskan bahwa komunikasi yang intensif dan terbuka antarinstansi menjadi kunci dalam menghadapi dinamika keimigrasian yang terus berkembang.

Selain pertukaran informasi, kedua pihak juga memanfaatkan peluang tersebut untuk membahas berbagai peluang kerja sama ke depan. Diskusi berpusat pada upaya peningkatan koordinasi dalam penanganan isu-isu keimigrasian, termasuk aspek pelayanan, pengawasan, serta perlindungan terhadap warga negara asing. Hal ini diharapkan dapat menciptakan sistem kerja yang lebih terintegrasi dan responsif terhadap berbagai keperluan di lapangan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan plakat oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTB kepada perwakilan Konsulat Jenderal Jepang. Penyerahan tersebut menjadi simbol relasi baik yang telah terjalin sekaligus wujud komitmen kedua belah pihak untuk terus memperkuat kerja sama di masa depan. Momen ini juga mencerminkan semangat kolaborasi yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan keimigrasian di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Secara keseluruhan, kunjungan kehormatan ini berlangsung dengan aman dan lancar serta memberikan kontribusi positif dalam mempererat hubungan bilateral di tingkat daerah. “Kami berharap hubungan baik ini dapat terus terjaga dan ditingkatkan melalui kerja sama yang berkelanjutan,” tambah Bapak Yopie. Dengan adanya sinergi yang kuat, diharapkan berbagai tantangan di bidang keimigrasian dapat dihadapi secara bersama dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat serta para pemangku kepentingan.

 
Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Barat
logo 1
 
Kantor Imigrasi
Kelas I TPI
Tanjung Priok


Copyright © Pusat Data dan Teknologi Informasi