KABAR TERKINI ::.
Kakanwil Ditjen Imigrasi NTB Berikan Pengarahan kepada Taruna Poltekimipas Program Studi Keimigrasian

Mataram – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, memberikan pengarahan kepada Taruna Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekimipas) Program Studi Keimigrasian yang akan melaksanakan kegiatan magang pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Keimigrasian di wilayah Nusa Tenggara Barat, Rabu (17/06).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat tersebut diikuti oleh para taruna yang akan melaksanakan magang di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur. Kegiatan magang ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktik lapangan sekaligus memperkuat pemahaman taruna terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian.
Dalam arahannya, Yopie Asmara menyampaikan bahwa masa magang merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi para taruna untuk mengenal secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian, serta memperoleh pengalaman kerja di lingkungan kerja yang sesungguhnya.
"Kegiatan magang menjadi sarana bagi taruna untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pendidikan, sekaligus belajar memahami tantangan dan dinamika pelaksanaan tugas keimigrasian di lapangan," ujar Yopie.
Lebih lanjut, Yopie berpesan agar para taruna memanfaatkan masa magang dengan sebaik-baiknya untuk belajar, menambah wawasan, dan menyerap ilmu dari para pegawai yang bertugas di masing-masing Unit Pelaksana Teknis. Para taruna juga diharapkan aktif bertanya, menunjukkan sikap disiplin, menjaga etika, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja sehingga pengalaman magang dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam mendukung tugas kedinasan di masa mendatang.
Selain itu, Yopie mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik almamater selama menjalani masa magang. Di tengah berbagai kegiatan dan tugas yang diberikan, para taruna juga diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara kewajiban akademik, kedinasan, dan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam membentuk karakter aparatur yang profesional, berakhlak, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan pengarahan ini, diharapkan para Taruna Poltekimipas Program Studi Keimigrasian dapat menjalani masa magang secara optimal, memperoleh pengalaman yang berharga, serta semakin siap menjadi sumber daya manusia Imigrasi yang unggul dan profesional dalam mendukung pelaksanaan tugas keimigrasian di masa yang akan datang.
Imigrasi untuk Rakyat.
Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Tegaskan Komitmen Melalui Maklumat Pelayanan

Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Tegaskan Komitmen Melalui Maklumat Pelayanan
Mataram – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan akuntabel kepada masyarakat. Komitmen tersebut dituangkan dalam Maklumat Pelayanan yang menjadi pedoman bagi seluruh pegawai dalam menyelenggarakan layanan sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan.
Melalui Maklumat Pelayanan ini, Kanwil Ditjen Imigrasi NTB menyatakan kesanggupannya untuk memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan keimigrasian. Selain itu, seluruh jajaran juga siap menerima sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila tidak memenuhi komitmen pelayanan yang telah ditetapkan.
Maklumat Pelayanan merupakan wujud nyata semangat reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan adanya komitmen tersebut, diharapkan masyarakat dapat memperoleh pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah, transparan, dan berintegritas.
Kanwil Ditjen Imigrasi NTB akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam semangat Imigrasi untuk Rakyat.
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Tinggalkan Budaya Lama yang Tidak Patut

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi, Selasa (09/06/2026)
MATARAM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat mengikuti pengarahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi di Indonesia dan Atase Imigrasi pada Perwakilan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara hybrid, Selasa (09/06/2026).
Dalam arahannya, Hendarsam meminta seluruh jajaran untuk tetap fokus menjalankan tugas dan fungsi keimigrasian serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
"Kita serahkan sepenuhnya proses yang sedang berjalan kepada mekanisme yang berlaku. Fokus kita sekarang adalah menjalankan tugas, fungsi, dan program yang telah ditetapkan. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama," tegas Hendarsam.
Direktur Jenderal Imigrasi menekankan bahwa momentum saat ini harus dijadikan sebagai ruang refleksi untuk memperkuat integritas organisasi dan meninggalkan berbagai praktik maupun budaya kerja lama yang tidak sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
"Zaman telah berubah dan tuntutan masyarakat semakin tinggi. Tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang bertentangan dengan integritas dan profesionalisme," ujarnya.
Menurut Hendarsam, sebagai instansi pelayanan publik, Imigrasi tidak dapat dipisahkan dari kritik, saran, maupun pengaduan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus mampu merespons setiap keluhan secara cepat, tepat, profesional, dan transparan.
Ia juga menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama organisasi yang harus dijaga dan ditingkatkan melalui pelayanan yang berkualitas serta kinerja yang akuntabel.
Dalam kesempatan tersebut, Hendarsam kembali menegaskan semangat "Imigrasi untuk Rakyat" sebagai orientasi pelayanan seluruh insan Imigrasi. Menurutnya, Imigrasi harus semakin dekat dengan masyarakat dan mampu menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat nyata.
"Gagasan 'Imigrasi untuk Rakyat' lahir karena kita harus mendekatkan diri kepada masyarakat. Fokus kita adalah membangun kembali kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, responsif, dan berintegritas," pungkasnya.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Kanwil Ditjen Imigrasi NTB berkomitmen menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Imigrasi dengan memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian berjalan optimal sesuai semangat Imigrasi untuk Rakyat.
Bakti Sosial Kanwil Ditjen Imigrasi Nusa Tenggara Barat
Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram sebagai implementasi Program ke-13 Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta penguatan semangat “Imigrasi untuk Rakyat”, Jumat (22/05/2026))
Dalam rangka menindaklanjuti 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya Program ke-13 yaitu “Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial Bagi Masyarakat di Sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan”, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram pada Jumat (22/05/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen jajaran Imigrasi dalam mendukung program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kepedulian sosial, penguatan nilai kemanusiaan, serta kehadiran institusi negara di tengah masyarakat.
Kegiatan bakti sosial diawali dengan kunjungan dan silaturahmi jajaran Kantor Wilayah kepada pengurus serta anak-anak asuh Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram. Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala Kantor Wilayah beserta jajaran berinteraksi secara langsung dengan anak-anak panti asuhan sebagai bentuk perhatian, kepedulian, dan dukungan moril kepada mereka.
Selain mempererat hubungan sosial dengan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dan memperkuat implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Kehadiran jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta memperkuat citra pelayanan publik yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada pengurus Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi dan kepedulian jajaran pegawai Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk kontribusi sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat, Yopie Asmara, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan program aksi kementerian, namun juga merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian sosial jajaran Imigrasi kepada masyarakat. Menurutnya, institusi pemerintah tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam memberikan pelayanan administrasi, tetapi juga perlu hadir untuk memberikan perhatian dan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Semangat Imigrasi untuk Rakyat sebagaimana arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, terus menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian jajaran Imigrasi. Melalui semangat tersebut, Imigrasi hadir tidak hanya sebagai institusi yang memberikan pelayanan keimigrasian, tetapi juga sebagai bagian dari pemerintah yang memiliki kepedulian sosial serta berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Yopie Asmara.
Lebih lanjut, kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, solidaritas, dan nilai gotong royong antara jajaran pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta membangun hubungan yang harmonis antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat dengan masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat dengan pengurus dan anak-anak asuh Panti Asuhan Nahdlatul Wathan Mataram sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Rapat Pembahasan Penyerapan Anggaran Triwulan I 2026, Kanwil Ditjen Imigrasi NTB Tekankan Percepatan Kinerja
Suasana Rapat Pembahasan Penyerapan Anggaran Triwulan I 2026 di Aula Kanwil Ditjen Imigrasi NTB yang dipimpin oleh Bapak Yopie Asmara, Senin (20/04/2026)
Mataram - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat menggelar Rapat Pembahasan Penyerapan Anggaran Triwulan I Tahun 2026 pada Senin (20/4/2026) pukul 14.00 WITA hingga selesai, berlokasi di Aula Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi NTB.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi dan optimalisasi penyerapan anggaran pada triwulan pertama tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Barat. Rapat diikuti oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) keimigrasian di wilayah NTB, termasuk Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur, serta Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi NTB, Bapak Yopie Asmara, serta dihadiri oleh para Kepala UPT dan jajaran terkait. Dalam penuturannya, Kepala Kantor Wilayah menegaskan pentingnya percepatan realisasi anggaran sebagai bagian dari pencapaian target kinerja instansi.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjen Imigrasi NTB, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan dari masing-masing satuan kerja. Pemaparan tersebut meliputi capaian penyerapan anggaran, kendala yang dihadapi, serta strategi percepatan pada triwulan berikutnya. Adapun pemaparan disampaikan oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Ditjen Imigrasi NTB, perwakilan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Lombok Timur, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Bima.
Melalui forum rapat ini, diharapkan tercipta sinergi dan koordinasi yang lebih baik antar satuan kerja dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan anggaran serta memastikan seluruh program kerja dapat berjalan sesuai tujuan. Menutup kegiatan, Bapak Yopie Asmara kembali menekankan pentingnya tindak lanjut atas arahan Direktur Jenderal Imigrasi, khususnya dalam hal peningkatan kinerja dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
“Penyerapan anggaran harus dilakukan secara optimal, terencana, dan tepat sasaran. Hal ini tidak hanya berkaitan dengan administrasi, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bapak Yopie Asmara dalam penutupnya.
Rapat berlangsung dengan tertib dan lancar serta menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja penyerapan anggaran pada periode berikutnya.


